Senin, 23 Februari 2026

Portgas Menikmati Kesendirian Tanpa Kesepian

Disuatu hari yang indah dengan nuansa pantai diwilayah tropis, terdapat seorang penjaga Pantai Bernama Portgas. Seorang pria yang berumur sekitar 25 tahunan yang memiliki sifat penyendiri karna luka batin dimasa lalunya.

Hal itu membuatnya memiliki kebiasaan yang cukup unik diantara rekan – rekan kerjanya. Seperti lebih banyak diam saat sedang berkumpul dan lebih memilih untuk menyendiri di tempat tertentu sambil menikmati kopi.

Portgas Yang Berjalan Sendirian Dipantai

Seperti yang sudah kita ketahui, Pantai merupakan tempat kerja sekaligus tempat favorit Portgas. Jadi menikmati kopi sambil menyendiri bukanlah kegiatan yang membosankan bagi seorang pria Bernama Portgas. 

Dia benar – benar menikmati kegiatan tersebut, Sambil memandangi lautan biru yang bersih dan kehagatan dari sinar matahari di Pantai tropis. Lalu begitu tugasnya sebagai seorang penjaga Pantai selesai, Dia akan langsung pulang kerumah untuk istirahat.

Fokus Pada Tujuan Dan Melapangkan Hati

Begitulah keseharian Portgas saat ini, Energinya selalu terfokus pada goals – goals yang pernah dia tetapkan diawal tahun 2026 kemarin. Dia tidak lagi mau membuang – buang energinya untuk hal – hal yang menurutnya tidak penting.

Mindset dibenerin, badan dibagusin, dan ibadah dibanyakin. Kira – kira seperti itulah pikiran Portgas saat ini. Walaupun kenyataannya luka batinnya sering kali menganggu pikiran dan semangatnya.

Cara Portgas Meluapkan Kesedihannya

Tetapi bila itu terjadi, Maka Portgas akan memilih untuk berhenti sejenak dari kegiatannya. Lalu bergegas menyeduh kopi untuk dinikmati. Setelah selesai, Maka dia akan memilih tempat yang menurutnya nyaman untuk berdiam diri.

Disitulah Portgas akan duduk sendirian sambil menikmati secangkir kopi yang sudah dia buat sebelumnya. Barulah pikirannya mulai melayang – layang tanpa arah yang jelas, Sambil memantapkan hati untuk Ikhlas.

Penghianatan Orang – Orang Terdekat

Sering kali dalam kesendirian itu Portgas mengingat hal – hal yang sudah terjadi dimasa lalu. Bukan untuk menyesali Keputusan yang sudah diambil, Tetapi berusaha mencari pelajaran dari kesalahan – kesalahan yang pernah dia perbuat dimasa lalu.

Seperti terlalu percaya pada orang lain, Dan orang lain ini adalah orang terdekat seperti orang tua dan mantan pacarnya. Selain luka batin, Portgas juga pernah memiliki kisah cinta yang menyakitkan dimasa lalu.

Portgas Berjalan Sendirian Dipantai Dengan Wajah Yang Datar

Tetapi luka karna cinta dimasa lalu itu sudah lama kering dan sembuh. Bahkan Portgas pun sudah melupakan Wanita yang dahulu pernah menyakitinya. Hal ini sangat berbeda dengan luka batin yang benar – benar menguras energi Portgas.

Hal ini pernah dibahas sebelumnya, Dimana masa kecil Portgas yang kurang bahagia dan penuh dengan tekanan. Dia juga diabaikan dan tidak dihargai oleh kedua orang tuanya karna kemampuannya dibidang akademik dianggap kurang.

Terbiasa Sendirian

Pengianatan yang pernah dialami oleh Portgas membuatnya tidak mudah percaya pada orang lain. Dia lebih percaya pada dirinya sendiri untuk melakukan sesuatu. Bahkan hanya untuk hal – hal sepele pun Portgas lebih memilih untuk melakukannya sendiri.

Seperti membeli air mineral atau beberapa cemilan di warung, Portgas lebih memilih tidak melakukannya sendiri agar lebih bebas dan puas. Hal itu ternyata membuatnya menjadi terbiasa untuk menyendiri.

Portgas Yang Merasa Lebih Nyaman Sendirian

Memang awalnya terasa aneh, karna Portgas merasa kesepian. Tetapi lama kelamaan dia mulai terbiasa dengan kesendirian tersebut. Dan seiring berjalannya waktu, dia mulai merasa nyaman dengan kesendirian tersebut.

Dan seperti yang sudah dibahas diawal, Portgas sering menyendiri sambil menikmati secangkir kopi. Karna bagi Portgas, Kesendirian itu bukan berarti kesepian. Itu adalah sebuah pilihan untuk menjaga hati tetap tenang dan tidak terikat oleh siapa pun.


Rabu, 18 Februari 2026

Tetap Fokus Dan Konsisten Dengan Goals - Goals Yang Sudah Ditetapkan

Tempat favoritnya adalah Pantai, Itulah yang menjadi alasan kuat kenapa Portgas mau menerima pekerjaan sebagai seorang penjaga Pantai. Bisa tetap produktiv ditempat yang memang menjadi favoritnya.

Dan sebagai seorang pria yang masih muda, Tentu Portgas memiliki ambisi dan semangat yang membara. Dia selalu ingin membuat dirinya menjadi lebih baik disetiap harinya. Mulai dari segi finansial, Pola pikir, dan mental.

Karna ditahun 2025 kemarin Portgas lebih banyak bertarung dengan luka batin dan pikirannya sendiri. Tentu hal itu menguras banyak energi, Meski begitu Portgas tetap berusaha untuk fokus mengerjakan pekerjaannya sebagai seorang penjaga Pantai.

Portgas Yang Sedang Duduk Sendirian Di Kursi Taman

Hingga akhirnya diawal tahun 2026 ini dia membuat Goals – goals yang harus dikerjakan dan diwujudkan. Mulai dari lebih rajin melakukan olahraga, mempelajari hal – hal baru, dan belajar untuk menguasai Bahasa asing.

Tentu saja itu semua membutuhkan fokus dan semangat untuk bisa menjadi individu yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Itu semua menjadi sangat sulit untuk diwujudkan bila luka batin Portgas sedang kambuh.

Karna itu membuat fokusnya terganggu dan semangatnya menurun. Belum lagi bisikan – bisikan dikepala yang sudah menghantuinya sejak lama. Meski begitu Portgas tetap berusaha untuk bisa tetap fokus dan menjaga semangatnya. 

Portgas Yang Selalu Berusaha Untuk Mengaja Semangat Tetap Membara

Berdiam disebuah taman sendirian sambil menikmati lingkungan sekitar. Itulah salah satu kegiatan yang Portgas lakukan untuk mengusir perasaan hatinya ketika sedang tidak stabil. Dia merasa hal itu bisa membuatnya mendalami cara alam semesta bekerja.

Salah Satu Kegiatan Pelarian Portgas Untuk Menjaga Semangat

Duduk diam ditaman sendirian membuat pikirannya bisa diajak berdiskusi dengan tenang. Terutama hal – hal yang berhubungan dengan rasa kecewa dan luka batinnya. Intinya dia berusaha untuk berdamai dengan masa lalunya.

Dia sudah tidak mau lagi menghabiskan energinya yang berharga untuk mengurusi luka batinnya. Seperti yang sudah terjadi pada tahun 2025 kemarin. Dia ingin fokus dengan kesempatan yang ada didepan mata. 

Lalu mengapgrade kemampuannya agar nilai valuenya bisa meningkat. Dalam lamunan ditaman itu, Portgas memilikirkan alasan kuat agar tetap semangat untuk konsisten pada goals – goals yang sudah dia tetapkan.

Keadaan Saat Ini

Memang secara finansial Portgas masih jauh dari kata mapan, Meski begitu dia tetap bisa memenuhi kebutuhan pokoknya. Seperti makanan yang bisa dia nikmati 3 kali sehari, Bahkan kadang dia juga bisa membeli kopi disebuah café.

Lalu soal pakaian, Portgas juga tidak merasa kekurangan. Begitu juga dengan rumah yang menjadi tempat tinggalnya selama bekerja sebagai seorang penjaga Pantai. Dan hal yang paling disyukuri oleh Portgas adalah dirinya tidak memiliki hutang apapun.

Tetap Berusaha Untuk Fokus Dan Melakukan Yang Terbaik

Jadi memang Portgas tidak bermasalah secara finansial, Meskipun dia juga belum bisa disebut sebagai pria mapan. Dan secara pola pikir, dia juga selalu berfikir secara logis dan objektif.

Itulah yang membuatnya terlihat lebih tenang ketika ada masalah dipekerjaannya. Padahal sebenarnya dia juga bingung memikirkan solusi untuk menyelesai masalah tersebut. 

Satu – satunya yang menjadi masalah bagi dirinya saat ini hanyalah luka batin yang sudah lama mengendap didalam hatinya. Itulah yang saat ini sedang berusaha dia sembuhkan.

Dan karna luka batin itu jugalah, Portgas sering ragu – ragu dalam mengambil keputusan. Dia juga jadi lebih suka menyendiri seolah - olah menghindari interaksi sosial dengan teman - teman serta rekan kerjanya.

Selasa, 10 Februari 2026

Membakar Rasa Kecewa, Amarah, Dan Ego

Sebagai seorang penjaga Pantai seperti Portgas, menjaga Kesehatan dan kebugaran tubuh merupakan hal yang wajib. Dia harus mampu bergerak cepat, gesit, dan memiliki ketahanan fisik yang Tangguh.

Tentu saja itu membuat Portgas selalu berolahraga disetiap paginya. Dan itu menjadi suatu kegiatan rutin dipagi hari. Lalu setelah selesai dengan kegiatan olahraga, Portgas melakukan pendinginan.

Tetap Berusaha Bekerja Sebaik Mungkin

Dan membasuh badannya yang penuh keringat itu dengan handuk. Setelah itu bergegas untuk mandi agar tubuh dan pikirannya terasa segar. Lalu berpakaian dan menyantap sarapan.

Setelah selesai melakukan itu semua, Portgas pun berangkat ke Pantai yang menjadi tempatnya mencari nafkah. Lama kelamaan Portgas merasa bahwa ritual pagi ini bukan hanya untuk menjaga Kesehatan dan kebugaran tubuhnya.

Tetapi juga untuk membakar sekaligus meredam rasa amarah, kecewa, dan ego yang ada didalam dirinya. Hal itu disadari betul oleh Portgas, Dan inilah yang menjadi alasan kuat kenapa dia rajin untuk berolahraga disetiap pagi.

Ketahanan Fisik Portgas Bukan Jaminan

Bisa dibilang, dialah orang yang paling bugar dan sehat bila dibandingkan dengan rekan – rekan kerjanya sekaligus teman – temannya. Hal itu bisa dilihat dengan jelas ketika bermain minisoccer dengan mereka.

Portgas Yang Lebih Suka Menyendiri

Dimana Portgas memperlihatkan ketahanan fisiknya yang diatas rata – rata bila dibandingkan rekan – rekan sekaligus teman – temannya yang lain. Tetapi dalam hal pekerjaan, Seringkali Portgas tidak terlalu dianggap dan menjadi pilihan utama.

Rekan – rekan kerjanya yang lain terkadang malah menempati posisi yang Istimewa. Padahal kinerjanya terlihat biasa – biasa saja bila dibandingkan dengan Portgas. Sebagai manusia biasa, Tentu saja Portgas merasa sangat kecewa.

Meski begitu Portgas tidak larut dalam kekecewaan dan kesedihan. Dia tetap berusaha untuk fokus goals – goals yang sudah ditetapkan sebelumnya. Dia selalu ingat bahwa jangankan orang lain, Orang tuanya saja tidak menjadikannya pilihan.

Pikiran itulah yang selalu menguatkan hatinya ketika muncul perasaan kecewa. Lalu setelah itu Portgas mengobatinya dipagi hari dengan berolahraga atau workout. Memang berat, Tetapi itulah tantangan yang harus dihadapi oleh Portgas.

Portgas Lebih Memilih Santai Di Cafe Dibanding Sakit Hati

Ada banyak hal yang menyakitkan pernah terjadi pada Portgas saat masih kecil. Terutama dengan kedua orang tuanya, Hingga membuat dirinya memiliki luka batin yang sulit untuk disembuhkan.

Kenangan – kenangan buruk itu selalu muncul saat perasaan kecewa muncul didalam hatinya. Dan itu sangat mengganggu pikirannya hingga membuatnya menjadi tidak produktif. Duduk diam sambil menjaga Pantai, Tetapi pikirannya sedang berperang.

Terkadang ada orang yang memberikannya motivasi, Tetapi Portgas meresponnya dengan tersenyum sambil memandangi orang tersebut. Setelah itu dia pun pergi meninggalkan orang tersebut tanpa mengucapkan kata apapun.

Karna pada dasarnya, Portgas sama sekali tidak membutuhkan motivasi. Dia hanya butuh kesempatan untuk bisa menyembuhkan luka batinnya. Sesuatu yang sangat sulit dilakukan olehnya, Hingga dia memutuskan untuk berdamai dengan masa lalunya.

Mengatasai Luka Batin

Sudah banyak yang dilakukan oleh Portgas untuk bisa berdamai dengan masa lalunya. Mulai dari olahraga yang teratur, banyak membaca buku dan mempelajari hal – hal baru, hingga memperbanyak ibadah.

Fokus Dengan Goals - Goals Yang Sudah Ditetapkan

Semua itu dilakukan Portgas dengan konsisten dan fokus. Tentu saja kegiatan – kegiatan itu membuatnya membatasi waktunya untuk hal – hal yang tidak terlalu berguna baginya. Karna prioritasnya saat ini adalah bisa sembuh dari luka batinnya.

Jadi waktu untuk berkumpul bersama teman – teman atau tetangga disekitar rumahnya dikurangi. Interaksi yang terjadi hanya seperlunya saja, Dan Portgas akan datang berkumpul dengan mereka ketika memang ada pembicaraan yang sangat penting.

Luka batinnya sudah cukup untuk menganggu produktifitasnya. Dia jadi tidak fokus dan sulit untuk berkonsentrasi ketika sedang mempelajari hal – hal baru. Bisa dibilang hanya kegiatan olahraga yang tetap konsisten dilakukan Portgas setiap hari.

Senin, 02 Februari 2026

Portgas Yang Berusaha Berdamai Dengan Masa Lalu

Bulan sudah berganti dari januari ke febuari, Portgas yang baru saja mendapatkan gaji juga menjalani hari – harinya seperti biasa. Menjaga Pantai untuk tetap kondusif dan nyaman bagi para pengunjung yang datang.

Dia masih fokus pada goals – goals yang sudah ditetapkannya diawal tahun. Meskipun tantang yang menghadangnya adalah dirinya sendiri. Karna sudah sejak lama Portgas menilai bahwa dirinya hanyalah orang yang bodoh.

Portgas Yang Fokus Walaupun Suasana Hatinya Berantakan

Orang yang bodoh adalah orang yang tidak Istimewa dan tidak memiliki kemampuan apapun. Itulah yang sering kali terdengar ditelinga Portgas ketika sedang berjuang dan bekerja keras. Tentu saja label seperti itu tidak datang dan melekat dengan sendirinya.

Ada banyak peristiwa menyakitkan dimasa kecil Portgas. Mulai dari tidak didengar, dihianati, dan diabaikan pernah dialami Portgas saat masih kecil. Tetapi saat ini Portgas berusaha untuk melawan itu semua dan menyembuhkan luka batinnya.

Berdamai Dengan Masa Lalunya

Sepanjang tahun 2025 kemarin, Portgas sudah berusaha untuk menyembuhkan luka batin di hatinya. Meski tahun sudah berganti menjadi 2026, perjuangan Portgas untuk menyembuhkan luka batinnya belum juga selesai.

Bahkan sepertinya masih jauh dari kata selesai, Tetapi Portgas tidak menyerah untuk menyembuhkan luka batinnya tersebut. Hari – hari dilewati seperti biasa, sambil meyakinkan diri bahwa dia bisa mencapai semua goals – goalsnya.

Portgas Yang Sedang Duduk Merenungi Luka Batinnya

Singkatnya, Dia sedang berusaha keras untuk berdamai dengan masa lalunya. Peristiwa – peristiwa menyakitkan yang pernah terjadi saat dirinya masih kecil, perlahan berusaha untuk dia hapus didalam ingatannya.

Cukup sederhana tetapi pada kenyataannya sangat sulit untuk dilakukan. Karna kenangan yang menyakitkan itu sudah mengendap lama didalam hatinya. Jadi butuh kelapangan dada dan kesabaran yang luar biasa untuk menyembuhkannya.

Olahraga Menjadi Kegiatan Pelarian

Seperti yang sudah diceritakan sebelumnya bahwa Portgas adalah seorang penjaga Pantai yang suka sekali berolahraga. Awalnya kegiatan ini hanya bertujuan untuk mendukung fisiknya sebagai seorang penjaga Pantai.

Portgas yang memang menyukai olahraga pun melakukan kegiatan itu dengan sepenuh hati. Dia sangat bersemangat melakukan olahraga yang memang menjadi passionnya. Terutama minisoccer, Lari atau jogging, dan workout.

Tetapi seiring berjalannya waktu, kegiatan ini berubah menjadi sebuah kegiatan pelarian. Dari yang awalnya bertujuan untuk menguatkan fisik, Menjadi kegiatan untuk melupakan sebuah peristiwa yang menyakitkan.

Lari Pagi Merupakan Rutinitas Pagi Portgas

Bisa dibilang, kegiatan olahraga bagi Portgas bukan hanya untuk membakar kalori atau lemak. Tetapi untuk melampiaskan emosi dan rasa sedih yang sudah tertahan lama. Jadi bila Portgas tidak olahraga pada hari itu, maka itu akan menganggu moodnya.

Memang terdengar aneh, Tetapi itulah yang dialami oleh Portgas yang saat ini berprofesi sebagai seorang penjaga Pantai. Bukan hanya membakar lemak, Tetapi juga memori masa lalu yang tidak ingin dia ingat – ingat lagi.

Sebuah ingatan yang menyakitkan, Dimana dia dipaksa melakukan suatu yang sebenarnya tidak ingin dia lakukan. Dan yang lebih menyakitkan lagi bagi Portgas adalah fakta bahwa paksaan itu dilakukan oleh orang tuanya sendiri.

Senin, 26 Januari 2026

Portgas Fokus Pada Goals - Goals Yang Sudah Ditetapkan

Tahun 2026 sudah berjalan sekitar 1 bulanan, Portgas pun tetap mengerjakan apa yang sudah menjadi tugasnya sebagai seorang penjaga Pantai. Goals – goalsnya yang pernah dibuatnya diawal tahun pun diuji konsistensinya.

Apakah Portgas masih bersemangat untuk mencapai Goals – goalsnya atau tidak. Karna memulai sesuatu hal yang positif membutuhkan kebiasaan. Dan itu akan sulit untuk diwujudkan bila tidak konsisten dalam mengejar Goals – goals tersebut.

Portgas Yang Sedang Berjalan Santai Setelah Selesai Jogging

Meski begitu Portgas tetap berusaha untuk tetap fokus dengan apa yang ada didepan mata. Dia melakukan tugas – tugasnya dengan baik sebagai seorang penjaga Pantai. Datang lebih awal dan lebih aktiv melayani pengunjung dibandingkan sebelumnya.

Karna sebelumnya dia lebih sudah berdiam diri dan bengong dengan tatapan yang kosong. Tetapi saat ini dia sudah terlihat berbeda, Meskipun Portgas masih suka menyendiri. Mungkin kesendirian bisa membuatnya lebih nyaman.

Selain menyendiri, Dia juga terlihat lebih banyak diam dan mendengarkan ketika berkumpul dengan rekan – rekannya. Sesekali dia juga ikut tertawa terbahak – bahak bersama rekan – rekannya itu.

Luka Batin Yang Menganggu

Setiap perubahan memiliki kendala dan tantangan yang berbeda – beda. Tetapi dalam kehidupan portgas yang sedang mengejar goals – goalsnya, luka batin dan kenangan masa lalu adalah kendala terberatnya.

Pekerjaannya sebagai seorang penjaga Pantai ternyata bukanlah sebuah kendala baginya. Karna faktanya luka batinlah yang membuat Portgas tidak bersemangat dalam mengejar goals – goals yang sudah dia tetapkan sebelumnya.

Portgas Yang Berusaha Menyembuhkan Luka Batinnya

Seperti sulit berkonsentrasi ketika sedang belajar Bahasa asing dan kurangnya semangat dalam mempelajari hal – hal baru. Tetapi Portgas bukanlah orang yang mudah menyerah, Dia terus berusaha untuk melakukan dan menyejar Goals – goalsnya.

Bila kenangan pahit tentang masa lalu sedang muncul dan menganggu fokusnya, Dia akan berdiri dan berjalan – jalan sebentar untuk menenangkan diri. Lalu setelah itu duduk dengan tenang sambil membaca buku.

Hasil Dari Progress

Memang Portgas mengalami beberapa kendala dalam mengejar goals – goalsnya. Tetapi bukan berarti dia tidak memiliki progress sama sekali. Dalam hal olahraga dia memiliki progress yang cukup memuaskan hatinya.

Dan ini membuat Portgas bersemangat untuk mengejar goals – goals lainnya. Meskipun luka batin sering kali menghantui hati dan pikirannya. Seperti kekuatan fisik Portgas yang semakin kuat karna mampu berlari sekitar 12 – 14 KM dalam satu kali lari.

Portgas Yang Sedang Jogging Pagi Di Pinggir Pantai

Padahal sebelumnya Portgas hanya mampu menempuh jarak 10 KM saja dalam satu kali lari. Selain itu Portgas juga mampu menahan Gerakan Plank selama 2 menit lebih. Durasi yang lebih lama ketimbang sebelumnya yang hanya mampu bertahan 30 detik.

Kemajuan ini tentu saja sangat menggembirakan hati Portgas yang sedang berjuang untuk mengejar goals – goals yang lain. Meskipun luka batin terus saja menghantui pikiran dan hatinya setiap saat.


Senin, 12 Januari 2026

Portgas Core : Memulai Kebiasaan Baru Yang Positif Di Tahun 2026

Melakukan kebiasaan baru yang positif, Itulah yang dipikirkan Portgas diawal tahun 2026. Saat memasuki awal tahun 2026, Portgas langsung menetapkan tujuannya untuk memulai suatu kebiasaan baru.

Hal ini dilakukan agar dirinya bisa berkembang dan memiliki value lebih. Karna pada tahun sebelumnya, Tahun 2025 kemarin Portgas lebih banyak mengalami pertarungan dengan dirinya sendiri di dalam pikirannya.

Portgas Sedang Lari Pagi Dengan Gaya Rambut Baru

Merasa bosan dan lelah menjalani hari - hari dengan beban pikiran seperti itu. Maka Portgas memutuskan untuk berubah kearah yang lebih baik di tahun 2026 ini dengan cara memulai kebiasaan - kebiasaan baru yang positif.

Entah ini adalah semangat yang hanya sesaat atau memang dia bisa konsisten dengan semangatnya itu. Terhitung saat ini Portgas sudah sekitar 2 tahun menjalani profesinya sebagai seorang penjaga Pantai.

Dan selama itu pula dia sudah menjalani kebiasaanya untuk melakukan hal – hal positif di pagi hari. Seperti melakukan aktivitas olahraga selama 1 jam lebih. Workout dan lari pagi adalah aktivitas olahraga yang sering dilakukan Portgas.

Suasana Tenang Didepan Teras Rumah Portgas Membantunya Untuk Fokus

Awalnya memang dia hanya melakukannya selama beberapa menit. Tetapi seiring berjalannya waktu, Fisik Portgas menjadi semakin kuat dan dia menambah durasi olahraganya.

Hingga hari ini dia bisa kuat melakukan olahraga itu selama 1 jam lebih. Inilah yang membuat Portgas percaya diri dengan keputusannya untuk memulai kebiasaan - kebiasaan baru di awal tahun 2026.

Fokus Dengan Apa Yang Ada Di Depan Mata

Memasuki awal tahun 2026, Portgas berfikir lebih realistis dibanding tahun – tahun sebelumnya. Entah akan ada perubahan atau tidak didalam hidupnya, Dia akan terus berusaha untuk tetap fokus dengan kesempatan apa yang ada didepan matanya.

Saat ini dia memang berprofesi sebagai seorang penjaga Pantai, Dan dia sempat merasa bingung akan masa depannya. Kali ini dia tidak akan bingung lagi, Karna dia akan lebih fokus dengan apa yang menjadi tugasnya.

Portgas Yang Kemarin Menikmati Suasana Tahun Baru 2026

Lalu melakukan tugasnya itu dengan sebaik yang dia bisa, Tetapi kali ini dia juga akan melakukan kebiasaan – kebiasaan baru yang positif disela – sela pekerjaannya itu. Memang hal ini tidak banyak berpengaruh pada perubahan hidupnya.

Tetapi setidaknya, Tindakan ini membuat pikiran Portgas tetap waras dan tidak lagi diisi oleh hal – hal yang negative. Seperti pertanyaan yang selalu menghantuinya selama ini didalam pikirannya, “Mau sampai kapan seperti ini ?”

Lebih Sering Membaca Buku Dan Belajar Hal – Hal Baru

Salah satu kebiasaan baru yang ingin dilakukan Portgas adalah membaca buku. Dan kebetulan Portgas juga memiliki ketertarikan pada Sejarah – sejarah dimasa lalu. Karna baginya Sejarah itu akan menentukan kebiasaan dan pola pikir seseorang.

Seperti dirinya yang saat ini lebih banyak diam dan menyendiri. Hal itu disebabkan oleh Sejarah masa kecilnya yang kurang menyenangkan. Dan kejadian itu menyisakan luka batin dihatinya yang sulit untuk disembuhkan.

Portgas Sedang Memilih Buku - Buku Yang Bagus

Hal itu mendorongnya untuk tidak mengandalkan orang lain dan lebih senang untuk melakukan apapun sendirian. Seperti nongkrong disebuah café sambil menikmati secangkir kopi. Selain membaca buku Sejarah, Portgas juga membaca buku – buku lainnya.

Seperti buku tentang marketing dan komik One Piece. Setelah membaca buku, Portgas juga mempelajari hal – hal yang baru. Ada 2 hal yang membuat Portgas tertarik, Hal itu adalah ilmu tentang Digital Marketing dan investasi saham.

Tentu saja Portgas membutuhkan waktu luang untuk mempelajari hal baru ini. Jadi setelah selesai dengan pekerjaannya sebagai seorang penjaga Pantai, Portgas langsung berberes dan langsung mempelajari hal baru tersebut.

Mulai dari cara membuat konten yang menarik hingga cara membuat iklan disosial media. Hal yang sama juga berlaku saat Portgas mempelajari apa itu saham. Kapan sebuah harga saham bisa naik, dan kapan sebuah harga saham bisa turun.

Menghabiskan Waktu Libur Dengan Membaca Buku 

Apa penyebabnya dan bagaimana cara kerjanya, Semua dipelajarinya secara perlahan dan konsisten. Setidaknya kebiasaan – kebiasaan baru ini membuat Portgas memiliki kesibukan baru yang lebih positif.

Dibandingkan tahun sebelumnya, Portgas lebih banyak diam sambil bengong. Dan didalam bengongnya itu pertanyaan “Mau sampai kapan seperti ini ?” terus tergiang didalam pikirannya hingga membuat dirinya bimbang.

Kebimbangan itu membuat Portgas menjadi galau dan sedih sepanjang hari. Hal itu membuat gairah dalam hidupnya menurun, Meskipun kebiasaan olahraga dipagi harinya tetap dia lakukan setiap hari.

Lebih Rajin Berolahraga

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, Kebiasaan berolahraga dipagi hari sudah dilakukan Portgas dari sejak beberapa tahun yang lalu. Tetapi pada tahun 2026 ini, Dia akan menambah durasinya hingga 1 setengah jam lebih.

Karna memang sebagai seorang penjaga Pantai, Portgas membutuhkan fisik yang sehat dan kuat. Selain itu, kegiatan fisik ini juga membantu Portgas untuk meluapkan emosi dan kemarahan yang selama ini terpendam didalam hatinya.

Portgas Sedang Workout Dikamarnya

Jadi bisa dibilang bagi Portgas olahraga bukan hanya tentang membakar kalori, Tetapi juga membakar memori yang menyebalkan. Jadi targetnya jelas, Dia harus memperkuat fisiknya dengan berolahraga lebih lama dari tahun sebelumnya.

Jogging bisa kuat hingga 1 setengah jam lebih atau lebih dari 15 Km sekali lari. Begitu juga dengan Workout dipagi hari selama 1 setengah jam. Tentu ini bukanlah sebuah target yang berat bagi Portgas, Karna memang kegiatan olahraga adalah passionnya.

Mulai Belajar Berbahasa Asing

Setelah memulai kebiasaan untuk mengisi otak dan memperkuat fisiknya. Portgas juga ingin memperbaiki cara berkomunikasinya dengan orang lain. Terutama dengan para pengunjung dari negara lain atau luar negri.

Karna sempat beberapa kali Pantai tempat Portgas bertugas kedatangan tamu dari luar negri. Tetapi karna saat itu Portgas tidak bisa berbahasa asing, Akhirnya tamu dari luar negri itu merasa kurang puas dalam berkomunikasi.

Hal itulah yang membuat Portgas berfikir untuk mulai mempelajari Bahasa asing di tahun 2026 ini, Seperti Bahasa inggris dan Bahasa jerman. Kedua Bahasa tersebut dipilih karna menurutnya dia bisa mempelajari kedua Bahasa tersebut.

Ditambah lagi Portgas juga sudah pernah mempelajari kedua Bahasa asing tersebut saat masih SMA. Mungkin Portgas tidak bisa terlalu ahli dalam kedua Bahasa tersebut, Tetapi setidaknya dia mengerti apa yang sedang dibicarakan oleh pengunjung dari luar negri tersebut. 

Rabu, 07 Januari 2026

Portgas Harus Lebih Baik Di Tahun 2026

Tahun sudah berganti dari 2025 menjadi 2026, Pergantian tahun kali ini Portgas berada di Pantai. Keberadaannya di Pantai bukan untuk liburan atau seru – seruan bersama teman – temannya, Tetapi untuk bekerja.

Karna memang dia adalah seorang penjaga Pantai, Jadi bukanlah hal aneh bila Portgas ada di Pantai pada saat malam pergantian tahun. Dia disana untuk memastikan semua aman dan terkendali.

Sambil menjalankan tugasnya sebagai seorang penjaga Pantai, Dia pun terlarut dalam pikiran dan mamunannya sendiri. Pertanyaan lama yang menghantui hati dan pikirannya pun mulai muncul. “Sampai kapan kamu akan seperti ini ?”.

Portgas Yang Menikmati Sunset Menjelang Malam Tahun Baru

Pertanyaan yang sebenarnya cukup sederhana, Tetapi cukup membuat Portgas berfikir Panjang untuk menemukan jawabannya. Memang efek luka batin yang sudah lama menggores hatinya itu sulit disembuhkan.

Hal itu membuat dia kehilangan beberapa kesempatan yang sudah ada didepan mata. Salah satunya adalah menolak ajakan teman lamanya untuk bekerja paruh waktu. Padahal pekerjaan yang ditawarkan cukup mudah dan bayarannya juga lumayan.

Pekerjaan yang ditawarkan juga tidak menganggu pekerjaan utama Portgas sebagai seorang penjaga Pantai. Tetapi karna Portgas merasa ragu pada dirinya sendiri dan tidak percaya diri, Maka tawaran itu dia tolak.

Alhasil, Sejak saat itu teman lamanya itu tidak pernah lagi menawarinya pekerjaan yang serupa pada Portgas. Walaupun teman lamanya itu sebenarnya sangat membutuhkan keterlibatan Portgas pada pekerjaannya itu.

Melepas Kesempatan Karna Ragu – Ragu

Rasa tidak percaya diri atau bahkan rendah diri Portgas saat itu tidak muncul tiba – tiba. Tetapi itu adalah efek dari luka batin dimasa kecilnya. Dimana saat itu dia dipaksa untuk menguasai semua mata Pelajaran sekolah.

Sering Kali Trauma Masa Lalu Itu Muncul

Karna Portgas tidak bisa melakukannya, Maka Portgas harus mempelajarinya lebih keras sampai bisa menguasainya. Dan hasilnya, Portgas tetap tidak bisa menguasai sebagaian besar mata Pelajaran tersebut.

Hanya Sebagian kecil yang mampu dikuasai oleh Portgas, Dan itu adalah mata Pelajaran olahraga. Badan Portgas memang sudah terlihat gesit sejak kecil, Bahkan sering kali main kejar – kejaran bersama teman – temannya saat sedang istirahat.

Dari situ terlihat bahwa kecepatan lari Portgas diatas rata – rata teman sebayanya. Ditambah lagi dia juga lincah dan terampil dalam hal kekuatan fisik. Itulah sebabnya, saat ini dia sangat menikmati profesinya sebagai seorang penjaga Pantai.

Meskipun begitu, orang tua Portgas tetap tidak peduli dan memaksanya untuk belajar lebih keras untuk menguasai semua mata Pelajaran akademiknya. Lagi – lagi hasil yang dia dapatkan masih saja mengecewakan.

Respon orang tua pun masih sama, Memaksa Portgas untuk belajar lebih keras agar bisa melakukannya. Dan kegagalan itu pun terus berlanjut dari tahun ke tahun. Dimarahi dan dihakimi oleh orang tua sudah menjadi makanan Portgas dari tahun ke tahun.

Portgas Yang Bejalan Sendirian Di Pinggir Pantai

Tepatnya setiap tahun ajaran berganti atau serah terima rapot. Hal ini ternyata menimbulkan rasa tidak percaya diri dan rasa takut salah sebelum mencoba. Walaupun sudah dewasa tetapi perasaan ini terus dibawa oleh Portgas.

Hal itulah yang membuat Portgas menolak tawaran pekerjaan dari teman lamanya itu. Dan hal itu menjadi kesalahan Portgas di tahun 2025 yang dia sesalkan. Tetapi nasi sudah menjadi bubur, Jadi Portgas harus fokus untuk membuat bubur itu terasa lebih nikmat.

Lebih Mengenal Diri Sendiri

Walaupun ada beberapa kesempatan bagus yang dilewatkan Portgas pada tahun 2025, Dia tetap bersyukur dengan semua yang sudah terjadi. Setidaknya dia masih bisa menghasilkan uang dari profesinya sebagai seorang penjaga Pantai.

Tentu saja harapannya pada tahun 2026 ini, Dia bisa terbebas atau bahkan sembuh dari luka batin yang selama ini menghantuinya. Tetapi dengan luka batin itu, Portgas bisa lebih mengenal dan mengetahui siapa dirinya.

Portgas Saat Menjadi WO (Wedding Organizer)

Mulai dari apa yang dia suka dan tidak, Lalu kelemahan dan kekuatannya. Dari situ dia serusaha keras untuk berdamai dengan masa lalunya. Dan memaafkan kesalahan kedua orang tuanya, Meskipun itu dengan cara menjaga jarak.

Dia juga sadar bahwa tantangan hidup kedepannya akan menjadi lebih menantang. Jadi dia selalu memfokuskan apa yang bisa dia lakukan saat ini. Lalu mempelajari hal – hal baru yang memang disukai olehnya.